Cerpen Deka

Hosting Unlimited Indonesia

Hai semuanya bersama dengan saya K disini, saya ingin membagikan sedikit cerita yang mungkin akan menarik untuk kalian baca. Sebuah Kisah Cinta fiksi hasil karya saya yang belum pernah saya publikasikan kepada siapapun sebelumnya yuk disimak semoga kalian menyukainya.
Kisah ini berawal dari proses penerimaan mahasiswa baru. Ketika itu ada seorang Cowok yang cukup populer di sekolahnya, hampir semua orang yang ada di tempat Si Cowok bersekolah mengenal Si Cowok tersebut tak terkecuali seorang cewek cantik yang menjadi adik kelasnya. Si Cowok bernama A.
Hari itu A menerima sebuah pesan dari seseorang dengan nomor yang asing. Kemudian A membaca pesan tersebut, ternyata pesan tersebut berasal dari salah seorang adik kelasnya. Adik kelas si A merupakan seorang cewek yang tergolong cantik dan berkulit putih bersih bernama B. Isi pesan tersebut kurang lebih memberi tahukan kepada A bahwa ia di terima kuliah di kampus yang sama dengan A, sehingga ia ingin memperoleh informasi seputar kampus tersebut dari A yang merupakan kk kelasnya.
Singkat cerita si B sering mengirimkan pesan kepada si A. Pesan tersebut biasanya seputar persoalan kampus namun tak jarang hal yang lain. Si B pernah ngirim pesan yang begini isinya:
B: Kak ayuk (nama teman si A) lagi telponan sama cowoknya
A: ??? (bingung dan tidak membalas pesan tersebut)
Karena bingung si A tidak membalas pesan tersebut. Pikir si A mungkin B ingin ditelpon juga tapi A tidak ingin si B di kemudian hari menggagap bahwa A memberikan harapan palsu sehingga A tidak mau membalas pesan si B selain soal urusan kuliah. Padahal menurut teman-teman si A, si B tergolong lumayan cantik namun begitu si A tidak tertarik kepada B dan ketika itu menganggapnya sama seperti adik kelasnya yang lain sampai si A mendapat pesan dari cewek yang disukainya bahwa ia harus membuka diri sama cewek lain.
Si A sebenarnya males meladeni si B. Bukan karena ia tidak cantik tapi justru karena ia cewek sehingga A ingin membatasi pergaulan dengan si B. Si A tidak ingin B nantinya merasa dipermainkan karena si A ternyata masih menyimpan perasaan sayang kepada seorang cewek bernama C yang merupakan teman sekelasnya ketika di SMA dulu namun si C tidak memiliki perasaan yang sama dan kemudian mulai menjauhi si A. C dengan kejamnya berkata
Maaf aku mencintai orang lain lalu kemudian berkata:
kamu harus membuka diri untuk cewek lainnya
Setahun berlalu sejak tamat SMA apa yang dirasakan oleh si A ternyata tidak berubah. Banyaknya cewek-cewek cantik, seksi nan menggoda tetap saja tidak mampu membuat si A berpaling dari rasa sukanya pada si C yang dia suka. Baginya keseluruhan cewek-cewek tersebut tidak ada artinya jika dibandingkan dengan si C yang dia sukai. Si A benar-benar menutup diri dari pergaulan dengan cewek-cewek lainya karena takut tidak akan bisa merasakan hal yang sama dengan yang ia rasakan kepada si C dan membuat kecewa cewek-cewek yang lain. Sampai si B masuk kuliah di kampus yang sama dengannya sebenarnya si A masih saja enggan meladeninya namun demi menjadi seorang kk kelas yang baik si A tidak punya pilihan selain meladeni Si B.
Singkat cerita mereka jadi akrab, cukup sering sms soal kuliah tapi si A selalu menghindar dari topik lain. Mungkin lelah dan juga bosan dengan si A yang tidak pernah memberikan respon kemudian si B berpacaran dengan cowok lain. Si A baru mengetahuinya ketika si B memposting foto perayaan ulang tahun lewat akun media social miliknya. Si A mengerti bahwa itulah yang selama ini diinginkan si B, dia ingin ada cowok yang meluluhkan hatinya dan Si A juga mengerti bahwa dirinya tidak mungkin melakukan hal seperti itu (meluluhkan hati) itulah alasan yang dipegang si A sehingga ia tidak ingin terlalu dekat dengan si B.
Untuk beberapa lama komunikasi antara si A dan si B terhenti, hal yang wajar karena dari awal komunikasi antara keduanya memang bersifat satu arah, si B yang selalu aktif bertanya dan meminta bantuan kepada si A sementara si A hanya berusaha menjawab dan membantu seperlunya dan sebisanya. Jadi wajar saja ketika si B sudah punya pacar maka dia tidak lagi butuh si A.
Beberapa lama kemudian si B seolah kembali kepada si A dengan pertanyaan-pertanyaan bodoh tentang perkuliahan.
A: Dek nanti cowokmu marah kalau kamu terus kirim-kirim pesan ke kakak (pesan Si A)
B: ga ada cowok,
A: wah kok tidak diakui
B: Memang gak ada kak, tidak memikirkan hal seperti itu (pacaran)
A: ya udah kalau gitu, terserah adek
Dari obrolan tersebut si A kemudian tahu bahwa si B ternyata sudah jomblo lagi. Hal tersebut juga jadi jawaban mengapa si B kembali berkomunikasi dengan si A. Dari pesan lain si A kemudian mengetahui bahwa ternyata si B ternyata sedang dekat dengan salah satu teman si A. Si A mengetahui bahwa temannya tersebut sudah mempunyai pacar yang galak dan juga tidak serius dengan Si B sehingga ia kemudian mencoba melindungi si B dengan memberitahukan semua yang ia tahu tentang temannya, termasuk sifat brengseknya yang suka mempermainkan cewek. Si A sebenarnya tidak perduli si B mau pacaran sama siapa, seperti apa pacarnya terserah tapi kalau bisa jangan temannya yang brengsek itu (disini rasa cemburu sepertinya sudah mulai muncul tapi si A tidak tahu kenapa).
Kedekatan antara si A dan si B pun terjadi lagi. Kali ini si A lebih lunak dalam meladeni pesan-pesan dari si B (mungkin tidak rela si B direbut orang lagi). Si A berubah katanya bukan karena cemburu ketika ada temannya mendekati si B tapi lebih kepada perasaan peduli karena tidak ingin si B dikecewakan oleh temannya tersebut. Lagipula si A kembali teringat pesan si C bahwa Si A harus membuka diri terhadap kehadiran Cewek lain mungkin inilah waktunya untuk membuka diri (pikir si A).
Si B makin aktif bertanya soal segala hal kuliah, tugas, organisasi dan mulai curi-curi curhat-curhat kepada si A soal kedekatannya dengan teman si A. Si A pun meladeninya dengan sabar dan pelan-pelan.
Si A kemudian menjalani proses Kuliah Kerja Nyata (KKN). Berkenalanlah Si A dengan orang-orang baru. Oh iya teman sekelompok Si A ada 8 orang 4 orang cowok dan 4 orang cewek. Si A beruntung karena cewek-cewek anggotanya terbilang cantik-cantik. Si A dipilih jadi ketua kelompok oleh teman-teman sekelompoknya. Si A tidak pernah berpikir untuk menjadikan kegiatan KKN sebagai ajang untuk mencari jodoh namun kemudian ia tertarik kepada salah satu teman sekelompoknya, sebut saja namanya D, dia anggota termuda dalam kelompok tersebut satu tingkat dibawah si A dan yang lainya, si D tampil tertutup dan layak disebut bidadari surga, dia tetap terlihat cantik meskipun menggunakan jilbab lebar dan baju yang nyaris selalu menjuntai sampai ke mata kakinya.
Selama si A KKN ia tetap menjalin komunikasi dengan si B untuk sekadar bertanya soal kuliah dan juga curhat-curhat. Si B sebenarnya lebih aktif disini, ia yang memulai obrolan, sampai kemudian menuliskan karakter pribadinya yang kemudian ia kirimkan kepada Si Cowok untuk meminta pendapat. Hal ini sangat lucu menurut si A mengingat mereka tidak pernah ngobrol panjang lebar ketika bertemu pun paling hanya bertegur sapa sambil lewat dan saling lirik saja tapi beda urusannya kalau lewat media social. Si B sempat protes ketika si A hanya membalas singkat
B: Apalah kakak ni tidak ada tanggapan sama sekali
A: hahaha maaf dek bingung kakak nak ditanggepi gimana
Kemudian Si A membalasnya dengan pesan panjang. Si B pun sepertinya senang ketika Si A membalas dengan tidak kalah panjangnya. Bagi Si A itu cukup lucu menghibur menjelang waktu istirahat tidur mengingat kegiatan KKN di siang harinya yang membosankan.
Kedekatan terus terjadi antara si A dan si B tapi entah kenapa si A belum juga bisa merasakan hal yang sama seperti yang ia rasakan kepada Si C cewek yang ia sukai. Si A juga belum juga yakin dan tidak mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan oleh Si B karena kemudian si B curhat kalau ada dua cowok yang sedang dekat dengannya selain teman si A yang seolah sudah di blacklist. Si A hanya bisa memberikan nasihatnya kepada si B untuk memilih yang lebih tua karena ia sudah hampir sarjana dan mungkin lebih dewasa tapi semunya terserah si B.
Si A pasrah jika si B kembali direbut oleh orang lain karena si A yakin kalau memang jodoh tentunya takkan kemana lagipula si A belum begitu yakin dengan isi hatinya. Si A masih juga belum melupakan si C kemudian telah hadir lagi si D yang mengaku nyaman jika berduan dengannya. A juga tidak paham isi hati si B di satu sisi si B seolah tertarik kepada si A tapi di sisi lain ia malah curhat soal cowok lainya. Si A merasa bingung dengan sikap si B mungkinkah sebenarnya si B hanya ingin si A cemburu ataukah si A memang hanya dianggap kakak tempat curhat bagi si B.
Doa si A
Ya Allah aku percaya akan janjimu bahwa Engkau menciptakan makhluk berpasang-pasangan ada laki-laki ada perempuan. Tak ada niatan untuk menghianatimu, aku yakini perasaan ini sudah jauh melebihi dari batas yang kau peringatkan melalui Rasul-Mu. Awalnya ia hanyalah adik kelas biasa bagiku sama seperti adik-adik lainnya baik laki-laki maupun perempuan. Aku tau tak pantas bagiku untuk meragukan kehendakMu dan tak pula aku punya kekuatan untuk menolak kehendakMu. Aku mohon maaf bila aku salah dalam perasaan ini, aku merasa ada sesuatu yang berbeda dengannya yang terus-menerus mendorong keinginan untuk memilikinya.
Hatiku terasa berat saat melihatnya bersama yang lain namun tak pula aku sanggup untuk sekedar menghampirinya. Aku bahkan tak pantas untuk memikirkannya, aku tak pantas untuk ikutan dalam tren pemuda-pemudi zaman kekinian yang dengan bebasnya berpasang-pasangan yang mereka sebut pacaran. Entah kenapa yang pasti bukan karena bentuk ketaatanku padamu ya Allah, aku akui itu. Aku masih jauh dari nilai-nilai muslim yang taat. Melalui Rasul-Mu Engkau mengajarkan untuk menikahlah dan bagi yang belum mampu menikah maka berpuasalah. Ajaran yang telah begitu jelas bagiku bahwa hubungan dengan lawan jenis hanya di halalkan melalui pernikahan.
Dalam kasusku aku tak pernah bisa menolak datangnya keraguan di hati. Perasaan tertarik dengan lawan jenis selalu datang tanpa pernah bisa di duga-duga, meninggalkan keragu-raguan yang mendalam. Beberapa di antaranya bahkan berhasil membuatku mengakui bahwa inilah mungkin yang di sebut rasa sayang terhadap lawan jenis selain keluarga. Ada perasaan tak enak (mungkin cemburu) bila melihatnya bersama laki-laki dan hampir selalu begitu dan membuat bingung diri ini siapa sebenarnya yang Engkau ciptakan untukku. Pertama teman sekelas ku, kedua adik kelasku yang entah kenapa begitu menarik dihati ketika kuliah, kemudian satu lagi teman kelompok ku. Aku tidak pernah mengharapkan ini karena pada dasarnya perasaan ini hanya datang untuk mengganggu konsentrasiku. Aku hanya menginginkan sosok yang hanya untukku.

Bersambung…

Silakan Berkomentar Menggunakan Facebook disini