Jika Tidak Ada Facebook dan Google

Hosting Unlimited Indonesia

Tulisan ini saya buat untuk menanggapi isu tentang wacana pemerintah akan melakukan pemblokiran terhadap facebook dan Google. Tulisan ini saya kirimkan ke sejumlah media, namun hingga kini belum berkesempatan untuk diterbitkan. Tanpa kejelasan karena hanya kompas yang sudah pasti menolak untuk menerbitkan tulisan saya yang satu ini. Tulisan ini saya buat sekitar 2 bulan yang lalu. Bosan menunggu, akhirnya hari ini saya putuskan untuk posting di blog saya sendiri. Yuk simak tulisan saya ini.

Belakangan Pemerintah Kembali bikin heboh. Setelah terbitnya perpu tentang ormas selanjutnya muncul isu bahwa Telegram diblokir. Dan bisa jadi selanjutnya Facebook dan Google. Masyarakat kemudian mulai berkomentar. Mayoritas berkomentar kecewa atas putusan pemerintah.

Pendapat Saya
Apa yang Anda Pikirkan Sekarang?. Tentu semua orang pengguna Facebook tidak asing dengan pertanyaan tersebut. Itu adalah pertanyaan yang selalu ada di kolom status beranda Facebook.
Dan inilah pikiran saya. Jika tidak ada Facebook.

Jika Facebook dan google diblokir di Indonesia maka saya tidak rugi. Meski saya kehilangan email utama yang menggunakan mail.google, saya masih punya email yahoo dan ovi yang juga saya gunakan untuk Facebook saya. Saya juga masih punya website sendiri yakni Dekapunya.id yang tidak terafiliasi Facebook dan Google yang juga bisa saya gunakan untuk menyimpan profil saya, foto, video dan lainya bisa juga saya buatkan akun email pribadi dengan domain milik saya. Kebetulan hape saya saat ini menggunakan OS windows phone jadi, saya juga punya email outlook yang memang wajib bagi pengguna windows phone.

Alternatif Tanpa Facebook dan Google

Teknologi digital selalu berkembang dari hari ke hari. Cepat atau lambat perusahaan IT besar seperti Facebook dan Google bisa saja di tinggal oleh konsumen nya. Tidak ada konsumen loyal. Saat ditemukan hal baru yang dirasa lebih menguntungkan maka yang lama akan di anggap ketinggalan zaman. Saat ini pun telah banyak alternatif selain Facebook dan Google.

Justru dengan tidak adanya facebook dan google maka progam 1Juta Domain GRATIS yang dicanangkan pemerintah bisa jadi salah satu solusi bagi siapa saja yang ingin punya situs sendiri seperti Facebook dan Google sebagai aset digital sendiri milik pribadi secara amatir maupun profesional. Saya pun menjadi salah seorang blogger yang mengikuti program ini.

Selain itu masih ada penyedia Domain dan hosting gratis lainnya seperti wordpress, tumblr, atau anda juga bisa menulis tentang anda di watpad atau mengirimkan artikel curhat anda dengan bahasa lebih menarik pada sejumlah media macam Basabasi.co, mojok.co & nulis.babe.news untuk menghasilkan uang apabila berhasil terbit atau buat pencari kerja anda bisa menulis CV anda di linked in. Masih ada juga situs-situs lain buatan anak bangsa, macam kaskus yang mungkin jadi situs lokal dengan pengguna terbanyak bila tidak ada Facebook dan Google.

Tetap Dukung Program Pemerintah

Masih banyak alternatif lain bila tidak ada Facebook atau bahkan Google. Jadi tidak perlu kita sebagai warga negara Indonesia berkomentar terlalu keras kecewa atas keputusan memblokir situs luar, toh dulunya Facebook dan Google pun berasal dari tidak ada.

Sudah saatnya kita sadar bahwa Facebook dan Google adalah milik orang lain dan suatu saat akan kembali kepada keputusan orang lain untuk bertahan atau berhenti dan sebagaimana sebuah bisnis selalu ada kemungkinan akan tumbang dan tergantikan.

Jika suatu saat Facebook dan Google tumbang atau dihentikan sepihak oleh pemiliknya, toh situasinya akan sama. Kita tidak pernah bisa menolak saat itu terjadi. Seperti, yang terjadi pada situs penyedia website dengan doman gratis mirip seperti halnya blogger.com miliknya Google yakni myweblog. Pemilik myweblog memutuskan berhenti dan menghapus secara keseluruhan situs tersebut. Banyak pengguna kecewa dan bertanya-tanya kenapa? Tapi, tidak ada jawaban pasti yang bisa di terima. Para blogger yang terlanjur sukses disana pun siap membayar jika memang uang bisnis yang menjadi masalah. Bisa juga sang pemilik menjual sebagian saham jika memang masalahnya bisnis. Tapi tidak. Inti yang ingin disampaikan oleh sang pemilik hanyalah ia ingin berenti. Tanpa menjualnya kepada orang lain.

Era Baru Tanpa Facebook dan Google

Era baru akan muncul lagi bila tanpa facebook dan google. Era itu akan berlangsung lebih cepat di Indonesia bila pada akhirnya pemerintah benar-benar memutuskan untuk memblokir Facebook dan Google. China adalah salah satu negara yang hebat meski tanpa Google (mungkin juga tanpa Facebook, saya kurang tahu pasti). Disana ada situs lokal yang tidak alah dengan Google. Justru mungkin lebih baik karena dikembangkan sesuai kebutuhan lokal. Dan terus berkembang karena tidak ada pesaing yang sudah hebat seperti Google. Hal ini mungkin saja bisa terjadi di Indonesia bila tidak ada Google. Situs-situs lokal buatan anak bangsa sejenis Google bisa saja berkembang pesat.

Bisa jadi mungkin website milik anda adalah Rajanya. Tentu itu bisa saja terjadi jika anda berani memulainya. Saat ini pun sudah banyak orang yang sukses dari website. Baik secara mandiri atau bekerja sama dengan layanan Google Adsense. Bahkan ada yang sukses hanya dari jual jasa layanan mengumpulkan donasi seperti kitabisa.com.

Penghasilan Menurun

Dengan tidak ada Facebook dan Google tentu jumlah pengunjung yang datang ke situs-situs buatan lokal akan berkurang. Terutama situs-situs pribadi dengan dana promosi terbatas dan belum punya pengunjung loyal atau penggemar yang selalu datang ke situs tersebut. Dengan berkurangnya pengunjung tentu akan berdampak luas pada berkurangnya pemasukan. Paling jelas tentu pemilik situs-situs website yang penghasilan utamanya berasal dari layanan Google Adsense.

Mungkin itu hanya sementara. Tentu kedepan mungkin tidak akan terpengaruh lagi. Karena dengan tidak ada Google maka menciptakan peluang pemilik situs benar-benar menjadi bos yang menentukan tarif iklan. Seperti halnya perusahaan media-media besar yang tidak tergantung google. Contoh jelas iklan di koran dan televisi yang harus di bayar agar bisa tayang.

Inilah yang sedang saya pikirkan sekarang sesuai pertanyaan yang selalu muncul sebelum kita menulis di kolom status Facebook hari itu dengan judul Jika tidak ada Facebook dan Google .

Silakan Berkomentar Menggunakan Facebook disini