ONE PIECE VERSI TEKS CHAPTER 865, HEI, MOTHER!

Hosting Unlimited Indonesia

Cover Page : Cavendish sedang mengenang masa kecilnya, ditemani penjaga dan kuda kesayangannya yang memegang secangkir tehatau kopi mungkin, bisa juga coklat panas, lol

Pria Gas mulai memasuki arena!

Shurooorororororororo tawa Caesar saat keluar dari dunia cermin sembari membawa Brule
Jangan sampai wajahku terlihat, sebab aku bisa terbunuh! Brule marah
Diam kau! Dari tadi semuanya juga sudah tau kalau kekacauan ini ada kaitannya dengan kekuatan mu ujar Caesar

Oke, cermin iniadalah jalan kabur pasukan aliansi. Jika misi ini selesai, maka jantung ku akan kembali. Dan setelah itu, akan ku tunjukan pada semuanya!! Ujar Caesar sembari membawa cermin besar, kemudian ia mengintip situasi aula pernikahan dari balik dinding
seperti apa ya suasananya? Aku masih belum mendengar teriakan aneh yang mereka katakanbagaimana dengan Big Mom? gumamnya dalam hati
Caesar terus mengamati seluruh sudut kekacauan
Sesuai rencana..kuenya rusak..kawanan mugiwara juga mengacau..ditambah foto Mother Caramel yang sukses dihancurkan, tapikenapa Big Mom tak berteriak!?? Caesar makin heran dengan keadaan saat itu

Di saat yang sama, Luffy kembali memungut serpihan foto dan segera berlari menuju Mama, sesuai saran Brook.

Kenapa kau menghalangi kami? Bege!!! Kak Peroscepat bunuh mereka! Katakuri terlihat kesal
Aku tau jawab Perospero
Ya ampun, pria yang bisa melihat masa depan sibuk sekali ya. Tapi disini, aku juga bisa melihat masa depan, bahwa kalian akan mati..tak mampu bergerak akibat permenku, sungguh itu adalah wajah penyesalan, kukukukukukuku!! ujar Perospero yang menyandera keluarga Germa, ditemani anak buah Mama yang menodongkan pistolnya ke tiap kepala keluarga Sanji.
Ugghhhandaikan kita memakai baju tempur, pasti tak kan seperti ini! gerutu Jajji
Tempurapa? Apa itu senjata kalian?? kenapa kau tak membawanyake pernikahan anak mu? ejek Perospero sembari tersenyum
Lari, Reiju!!! teriak Sanji dari kejauhan
Sanji..apa yang dia lakukan sih? Seperti sedang kesusahan saja sahut Yonji

Sanji berlari berusaha menyelamatkan keluarganya, namun terus dihadang oleh Daifuku
Sanjiaku telah meremehkan hati mu. Kau bahkan tak bisa mengabaikan orang-orang seperti kami! Aku benci dengan nama Vinsmoke yang ku pakai selama ini, tapi setelah melihat mu yang sudah dewasa seperti ini.Aku merasa terselamatkan, karena dalam keluarga kitamasih ada yang memiliki hati nurani. Termia kasih..Sanji gumam Reiju dalam pikirannya sembari tersenyum kecil, yang terus melihat usaha Sanji menyelamatkan keluarganya.

Mati Kau, Katakuri! ujar Bege sembari menembakinya
Apa yang dilakukan si Bege itu!? anak buah Mama tekejut, termasuk Katakuri
Jadi kau berkhianat, Bege! ujar Katakuri yang tak terpengaruh tembakan Bege
Katakuri melihat Luffy yang berlari di belakang Bege, sekejap ia mengincar Luffy dengan kekuatan Mochinya.
Sial! Luffy terkejut
Jangan disentuh, Luffy! sahut Pedro yang melindunginya dengan menebas kaki Katakuri
Five Thousand Tile True Fist! Jinbei menyerang Katakuri dengan sigap
Sekali lagi, Katakuri berhasil menghindar berkat sifat Logia nya, langsung melesat mendekati Luffy yang mengarah ke Mama.
Uwah!! tubuh Luffy berhasil terperangkap adonan Mochi Katakuri.
Tak kehabisan akal, Luffy memanjangkan kedua tangannya yang memegang serpihan foto, langsung diarahkan tepat kedepan bola mata Big Mom!
Mama!! Katakuri semakin panik
Big Mom yang awalnya terdiam kembali melihat potongan foto Mother Caramel, raut wajahnya sangat terkejut seolah tak percaya foto tersebut telah hancur.
Mama.TIDAK!! tegas Katakuri

Saat itu juga, Big Mom menangis dan menjerit sekuat tenaga! Jeritan yang di iringi Haoshoku Haki, sukses meluluhkan aula pernikahan!
Perospero yang sibuk menyandera keluarga Germa seketika terkejut!
Katakuri pun hanya bisa bertahan dari kekuatan jeritan tersebut
oke..bagus! ujar Bege dalam hatinya
Buwah!! Luffy terpental akibat kekuatan jeritan Mama yang berada didekatnya
Jeritan Mama terus menggelegar ke penjuru langit, para tamu banyak yang pingsan tak kuat akan pengaruh Haoshoku
Morgan yang dari tadi bersemangat mengamati segala kejadian, langsung menutup telinganya tak kuat mendengar jeritan Mama
Semua klon Luffy yang mengacau turut menutup telinga sembari mengamuk tak tahan dengan teriakan Mama
Keluarga Germa yang tak bisa bergerak hanya bisa menerima keadaan buruk yang menimpa mereka
Anak buah Mama yang awalnya menyandera Germa mulai tumbang satu persatu
Saat itulah, Bege mengeluarkan Vito & Gotti dari tubuhnya. Mereka sudah membawa senjata untuk membunuh Mama

Disisi lain, Mama yang terus menjerit perlahan mulai tersungkur. Lututnya membentur tanah dan seketika itu juga berdarah
Mama terluka!? ujar anak buahnya yang terkejut
Dia melemah!! gumam Bege sembari tersenyum, yang bersiap menembak Mama

Disaat yang sama, Reiju terkejut. Tiba-tiba ada Chopper yang memasangkan penyumbat telinga untuknya. Lapisan permen yang menahan mereka juga perlahan meleleh, membuat mereka lebih bebas bergerak.
Jajji saat itu hanya bisa terkejut dan menangismelihat Sanji berdiri dihadapannya dengan kedua kakinya yang telah membara. Panas apinya telah melelehkan permen yang menyelimuti keluarganya.
Germa kini berhasil dibebaskan berkat kerjasama Sanji, Nami, Carrot, dan Chopper
Sekarang, tolong urus sendiri sisanya! Tunggumereka sepertinya tak bisa mendengar ku ujar Nami usai melakukan tugasnya

Hei! Seseorang, hentikan Bege dan kru nya! Beraninya kau mengkhianati kami!! ujar Smoothie
AdiosBig Mom! Bege dan anak buahnya hanya perlu menekan pelatuk untuk tahap akhir rencana pembunuhan Mama

Big Mom yang terus teriak menggila mulai hanyut dalam memorinya. Dalam pikirannya ia melihat serpihan foto tersebut kembali menyatu seutuhnya
Ia menangis, mengenang sosok Mother Caramel yang sekarang muncul diingatannya
Mother..heidengar, dengarMother! Semua yang ada disinitak mau mendengarkan ku.hei.Mother! Big Mom terus berusaha berbicara dengan sosok Mother Caramel dalam halusinansinya
Kaumau kemana? Mengapa kautiba-tiba menghilang begitu saja!? Big Mom melihat sosok Mother Caramel yang pergi meninggalkannya, mengenakan baju panjang dengan tudung kepalatak lupa sepuntung rokok yang terus dihisapnya

Scene beralih..
Menuju pulau Elbaf.63 tahun yang lalu, di Dunia Baru! (flashback)

Kebenaran sosok Mother Caramel hampir terungkap, kisah seperti apa yang membuatnya sangat dikagumi oleh Big Mom!!??

TO BE CONTINUE

Deka Firhansyah

Asal Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin. Kelahiran 29 Maret 1994. Aktif ngeblog berawal dari keisengan yang kemudian menjadi hobi. Seorang Internet Marketer. Penyuka gadget yang juga hobi nonton motogp. Lebih suka kopi pahit meski masih pake gula.

jangan lupa tulis komentar ya