Tidak Ada Internet di Kampus Hari Ini

Hosting Unlimited Indonesia

Di rumah pikiran saya tidak tenang. Beberapa hari yang membebani pikiran. Semalam semakin menjadi tidak karuan. Entah kenapa bisa demikian. Hari ini saya memilih ke kampus tercinta di Kota Indralaya. Menenangkan pikiran. Bertemu teman-teman lama. Menikmati fasilitas kampus di sisa-sisa hari ini.

Di kampus perpus jadi tujuan. Seperti biasa menikmati fasilitas internet gratis. Internet dari Wifi kampus yang dulu biasa saya nikmati tidak bisa dinikmati hari ini, semuanya tertulis “Tidak ada koneksi internet”. Padahal pas pagi ini kuota operator merah yang saya gunakan habis. Pulsa juga ikutan habis. Nasib buruk tidak bisa menghubungi teman.

Sendirian. Tidak. Ada banyak mahasiswa lain yang relatif jauh lebih muda. Rasanya dulu penghuni perpus tidak seramai sekarang. Jadi lebih mirip pasar tradisional. Bising dan makin menggangu pikiran.

Ada yang baru. Komputer kampus yang hari ini kupakai punya spesifikasi yang mengagumkan core i7 sepertinya generasi terbaru. Waw. Kencang, namun sayang jadi kurang lengkap tanpa bisa digunakan untuk internetan. Namun sayang tidak dilengkapi keyboard dan mouse.

Saya pun pindah ke komputer lain yang letaknya di ruangan khusus. Disini komputer yang biasanya bisa dipakai internetan meski hanya ditenagai sebuah prosessor celeron. Saya pikir tidak mengapa asal bisa internetan. Ternyata sama. Semua gagal. Gagal terkoneksi dengan internet. Saya memutuskan kembali kepada komputer lebih baru yang sudah ditenagai prosesor i7.

Semua komputer itu baru. Ada banyak komputer baru di perpus. Hampir semuanya baru. Yang lebih baru punya spesifikasi prosessor intel i7 seperti sebelumnya saya tuliskan. Semua sudah touchscreen. Entah kemana perginya komputer yang dulu-dulu dan dulu lagi. Yang biasa dulu saya gunakan. Yang LCD biasa tanpa touchscreen atau yang masih layar tabung.

Tidak ada internet hari ini di kampus. Saya lanjut dengan mengetik, lumayan dapat beberapa halaman. Bukan sebuah cerpen, opini atau sebuah cerita curhat colongan, tapi sebuah kewajiban yang sudah, kudu, mesti dituntaskan.

Sangat nyaman mengetik dengan prosesor intel i7. Cepat. Entah kemampuan grafisnya bagaimana. Yang pasti kartu grafisnya bukan nvidia. Gak cocok buat gaming berat. Terutama yang terlalu berat. Setidaknya begitu gambaran di benak saya terhadap komputer tanpa pengolah grafis nvidia. Tapi dengan prosessor i7 kebutuhan belajar mahasiswa untuk buat tugas sudah jauh lebih dari cukup. Masalah kecepatan beda jauh dengan komputer yang masih pakai prosesor celeron. Komputer celeron selalu ngelag untuk aktifitas apapun. Saya heran kok zaman ini masih dipakai untuk komputer baru. Yang kurang tetap hanya pada kelengkapan keyboard dan mouse.

Kenyamanan mengetik saya dapat karena saya membawa keyboard sendiri. Tanpa keyboard tentu tidak nyaman. Mungkin karena saya belum terbiasa saja. Navigasi layar juga susah tanpa keyboard dan mouse. Mau mengcopy kalimat pun jadi lebih susah. Ada mahasiswa lain yang juga sepemikiran dengan saya dia membawa keyboard.

Semua komputer touchscreen tanpa ditemani keyboard dan mouse. Jelas hanya cocok untuk kebutuhan multimedia. Sayangnya tidak ada internet. Tidak bisa nonton youtube atau menonton dan mendengarkan konten digital dari situs lain. Bahkan tidak ada lagu-lagu hits yang bisa di dengar. Semua komputer memang baru. Masih kosong. Komputer i7 pun hanya bisa mereka gunakan untuk main kartu lewat game legendaris “spider solitaire”(mohon maaf bila salah dalam pengejaannya). Begitulah saya amati banyak dari mereka yang main game tersebut.

Entah kenapa tidak ada internet hari ini. Terutama internet gratis yang saya maksudkan. Di era kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi. Internet adalah kebutuhan pokok yang tidak kalah penting. Tidak ada internet bisa jadi musibah karena terlambat menerima informasi.

Sudah siang. Dan perut lapar. Mengetik tugas terasa bosan. Internet wifi tidak kunjung berubah menjadi “terhubung”. Ditambah suasana yang semakin bising. Saya memutuskan pulang. Tidak ada lagi alasan mengapa saya harus bertahan.

Mungkinkah ketiadaan internet hari ini adalah imbas demo beberapa waktu yang lalu?
Entahlah, semoga bukan demikian.
.
Sekian.
Entah mengapa tulisan yang tadinya untuk status Facebook saya ini menjadi sepanjang ini. Dinikmati saja ya!!!😄😊

Silakan Berkomentar Menggunakan Facebook disini